Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) Bagi Semua Elemen di Pakpak Bharat


By: Admin 03/06/2020

Bertempat di Bale Sada Arih, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak pada Rabu sore (03/06), Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA, mengawali Sosialisasi tentang Adaptasi Kebiasaan Baru bagi kalangan masyarakat dengan mempresentasikan apa yang dimaksud dengan Adaptasi Kebiasaan Baru tersebut.



Di hadapan para pemuka agama, tokoh agama dan pemuda, para Camat dan Kepala Puskesmas, perwakilan Komite Sekolah dan gerakan Pramuka, para pelaku transportasi dan pelaku pasar, serta kalangan dunia usaha dan unsur lainnya, Pj. Bupati menekankan tiga hal penting yang menjadi kewajiban dalam mematuhi protokol kesehatan, yaitu tutup (mulut dan hidung menggunakan masker), cuci (tangan dengan sabun atau hand sanitizer), serta jaga (jarak physical distancing minimal 1 meter).



Beliau juga menegaskan bahwa Pakpak Bharat telah menyiapkan beragam standar operasional prosedur (SOP) guna menjaga Kabupaten ini tetap berada dalam zona hijau atau zero PDP. Selain itu Asren Nasution menambahkan bahwa pengawasan bagi pendatang akan semakin dikuatkan khususnya melalui pintu-pintu masuk dengan penambahan 2 titik pengawasan di Delleng Simpon Desa Ulu Merah Kecamatan STTU Julu, dan Desa Napatalun Perlambuken Kecamatan Pagindar sehingga total menjadi 6 titik pengawasan. Pemkab Pakpak Bharat bersama pihak-pihak terkait juga akan melakukan razia razia untuk semakin mematuhi protokol kesehatan tersebut, khususnya di ruang ruang publik.



Presentasi kemudian dilanjutkan oleh Dinas Sosial yang membahas tentang aturan Adaptasi Kebiasaan Baru di Rumah Ibadah; Dinas Koperasi tentang SOP di Pasar; Dinas Pariwisata tentang SOP di objek wisata; Dinas Kesehatan tentang kelengkapan dalam memenuhi protokol kesehatan termasuk di Puskesmas dan RSUD, Dinas PUPR tentang SOP protokol transportasi angkutan darat, SOP pekerjaan fisik di lapangan, serta SOP pemakaian alat berat; Dinas Perkim tentang protokol di ruang terbuka hijau serta perumahan; dan Dinas Pendidikan tentang protokol kesehatan di sekolah serta proses belajar mengajar. Presentasi ini diakhiri oleh Asisten Pemerintahan, selaku Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID 19 yang menekankan pada kesimpulan agar ditekankan pada masyarakat bahwa Adaptasi Kebiasaan Baru tidak sama dengan normal.



Beragam pertanyaan serta tanggapan dari para hadirin bermunculan sekaitan dengan presentasi ini dan mendapat respon positif dari Pj. Bupati yang didampingi Sekda, Sahat Banurea, S.Sos M.Si, beserta jajarannya. Pj. Bupati menutup sosialisasi dan menyampaikan akan dilakukan sosialisasi lanjutan serta berharap bantuan serta kerjasama seluruh kelompok masyarakat sehingga pesan-pesan tentang Adaptasi Kebiasaan Baru ini dapat diterima dengan baik nantinya.